Gereja Tertua di Kalimantan Tengah, GKE Imanuel Mandomai Jadi Saksi Sejarah Pekabaran Injil
IWEILEPUNEWS.id
KAPUAS – Di tengah suasana tenang Desa Saka Mangkahai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, berdiri sebuah gereja tua yang menjadi saksi perjalanan sejarah Kekristenan di Kalimantan Tengah, yakni GKE Imanuel Mandomai. Gereja ini dikenal sebagai gereja tertua di Kalimantan Tengah dan memiliki nilai sejarah serta budaya yang sangat tinggi.
Gereja bersejarah tersebut dibangun pada tahun 1875 dan mulai digunakan pada tahun 1876 oleh para misionaris asal Jerman yang datang untuk menyebarkan ajaran Kristen di wilayah pedalaman Kalimantan. Hingga kini, bangunan gereja masih berdiri kokoh dan tetap digunakan untuk kegiatan ibadah umat Kristiani setempat.
Keunikan utama gereja ini terlihat dari arsitekturnya yang menggunakan material kayu ulin atau kayu besi khas Kalimantan yang terkenal kuat dan tahan terhadap cuaca maupun usia. Desain bangunan juga memadukan sentuhan arsitektur Eropa klasik, mencerminkan pengaruh para misionaris pada masa itu.
Salah satu bagian paling menarik dari gereja ini adalah keberadaan mozaik langka yang berada di belakang mimbar gereja. Mozaik tersebut menggambarkan kelahiran, kematian, hingga kebangkitan Yesus Kristus. Konon, mozaik itu didatangkan langsung dari Jerman dan hanya terdapat tiga buah di dunia, yakni di Jerman, Brasil, dan Kapuas, Kalimantan Tengah.
Karena nilai sejarah dan keunikannya, Gereja Kalimantan Evangelis Imanuel Mandomai kini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya nasional. Status tersebut menjadi bentuk pengakuan atas pentingnya bangunan ini sebagai warisan sejarah, budaya, dan religi yang harus dijaga kelestariannya.
Selain menjadi tempat ibadah, gereja ini juga sering dikunjungi wisatawan, peneliti sejarah, hingga peziarah yang ingin melihat langsung jejak penyebaran agama Kristen di tanah Kalimantan.
Keberadaan GKE Imanuel Mandomai tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kapuas, tetapi juga simbol perjalanan panjang sejarah dan keberagaman budaya di Kalimantan Tengah.