BBM Langka,Siapa bermain, Warga Barito Utara Resah, Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU
Muara Teweh, IWEILEPUNEWS.ID – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Pantauan IWEILEPUNEWS.ID pada Selasa (4/8/2026) menunjukkan antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di sejumlah SPBU di Barito Utara . Warga mengaku khawatir tidak mendapatkan BBM sehingga memilih mengantre lebih awal.
Di sejumlah wilayah pedesaan, harga Pertalite yang dijual oleh pengecer dilaporkan melonjak hingga sekitar Rp18.000 per liter, jauh di atas harga eceran normal. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan aktivitas sehari-hari.
Sejumlah warga mempertanyakan penyebab sulitnya memperoleh Pertalite. Di tengah situasi ini juga muncul pertanyaan di masyarakat mengenai siapa yang memperoleh keuntungan apabila BBM bersubsidi menjadi langka. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada bukti yang menunjukkan adanya pihak tertentu yang sengaja mengambil keuntungan dari kondisi tersebut, sehingga hal tersebut masih memerlukan penyelidikan dan penjelasan dari pihak berwenang.
Sementara itu, berdasarkan keterangan yang beredar hari ini, pihak pengelola SPBU menyampaikan bahwa antrean panjang disebut dipicu meningkatnya pembelian masyarakat setelah muncul isu kelangkaan BBM. Mereka menyatakan distribusi BBM masih berjalan sesuai pasokan yang diterima serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Hingga Selasa, 4 Agustus 2026, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Barito Utara. IWElLEPUNEWS.ID akan terus menelusuri informasi dari pihak Pertamina, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna mengetahui penyebab pasti kondisi ini dan perkembangan distribusi BBM di wilayah Barito Utara.(JULANDI)