BREAKING NEWS

Sejarah Desa Nihan Hilir, Jejak Rumah Betang Tambau yang Sarat Nilai Budaya

IWEILEPUNEWS.id
Di kutip dari berbagai sumber
Barito Utara – Desa Nihan, khususnya wilayah Nihan Hilir di Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini. Kawasan ini dikenal sebagai permukiman masyarakat Dayak Malang yang memiliki akar adat kuat serta warisan leluhur yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Salah satu peninggalan bersejarah yang menjadi ikon desa adalah Rumah Betang Tambau. Rumah panjang khas Dayak tersebut diperkirakan dibangun pada masa penjajahan Belanda, sekitar tahun 1918 hingga 1935. Betang ini didirikan oleh tokoh adat terkemuka, Temenggung Djuntai, yang juga dikenal dengan nama Tuto.

Pada masanya, Rumah Betang Tambau menjadi pusat kehidupan masyarakat. Berbagai aktivitas penting berlangsung di tempat ini, mulai dari kegiatan sosial, budaya, hingga musyawarah adat. Keberadaan betang mencerminkan sistem kehidupan komunal masyarakat Dayak Malang yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, serta nilai-nilai tradisional.

Meski saat ini bangunan utamanya tidak lagi berdiri utuh, struktur bangunan nya  masih dapat ditemukan di lokasi tersebut,Betang tambau memerlukan pemugaran dan renopasi agar bangunan tetap utuh sesuai aslinya.Sisa peninggalan ini menjadi penanda sejarah sekaligus bukti kejayaan kehidupan adat di masa lalu.Rumah betang tambau  perlu perhatian dan renopasi agar tetap berdiri kokoh sebagai tonggak sejarah desa Nihan.

Pemerintah melalui Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Kalimantan telah menetapkan situs ini sebagai cagar budaya pada tahun 2012. Penetapan tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga dan melindungi warisan leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda serta tidak hilang seiring perkembangan zaman.
Selain memiliki nilai historis, secara geografis Desa Nihan Hilir juga berada di kawasan yang berdekatan dengan wilayah adat lainnya, seperti Komunitas Adat Karamuan di bagian selatan. Kedekatan ini semakin memperkuat posisi Desa Nihan sebagai bagian dari kawasan adat yang masih mempertahankan tradisi dan kearifan lokal.
Kini, Desa Nihan telah berkembang sebagai bagian administratif Kecamatan Lahei Barat. Meski demikian, masyarakat setempat tetap berkomitmen menjaga identitas budaya mereka. Peninggalan seperti Rumah Betang Tambau terus dihormati sebagai simbol sejarah, jati diri, dan kebanggaan masyarakat Desa Nihan.(Red/julandi)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar