Nyepi Jadi Momentum Introspeksi Diri, Masyarakat Diajak Bijak di Ruang Digital
IWEILEPUNEWS.id
Muara teweh Barito utara kalimantan tengah, 19 Maret 2026 — Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 menjadi momen penting bagi umat Hindu dan seluruh masyarakat untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Dalam keheningan tersebut, setiap individu diajak untuk mengendalikan diri serta melakukan introspeksi sebagai bagian dari upaya penyucian diri dan semesta.
Nyepi tidak hanya dimaknai sebagai hari tanpa aktivitas fisik, tetapi juga sebagai waktu untuk menata kembali pikiran, sikap, dan langkah ke depan agar lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai keheningan ini dinilai sangat relevan, termasuk dalam menghadapi dinamika kehidupan di era digital saat ini.
Dari keheningan, masyarakat diharapkan mampu belajar untuk lebih bijak dalam berperilaku, khususnya dalam menggunakan media sosial dan ruang digital. Sikap saling menghormati, menahan diri dari penyebaran informasi negatif, serta menjaga etika berkomunikasi menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat.
“Mari sama-sama kita jaga ruang digital tetap aman, bijak, dan penuh makna. Gunakan teknologi sebagai sarana untuk menyebarkan hal-hal positif dan mempererat persaudaraan,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum Nyepi tahun ini.
Dengan semangat Nyepi, diharapkan masyarakat dapat kembali menemukan keseimbangan antara kehidupan dunia nyata dan dunia digital, serta membangun karakter yang lebih baik ke depannya.
Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Semoga keheningan membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan harmoni bagi kita semua.(Red)