KM 25 Jalur Muara Teweh–Puruk Cahu Jadi Rest Area Dadakan, Warga Harapkan Fasilitas Pendukung
Muara Teweh – Ruas jalan lurus di Kilometer 25 jalur nasional Muara Teweh menuju Puruk Cahu yang berada di wilayah Desa Nihan, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, kerap dimanfaatkan para pengguna jalan sebagai lokasi beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Setiap harinya, titik tersebut menjadi tempat singgah bagi pengendara sepeda motor, mobil pribadi hingga truk ekspedisi yang mengangkut barang menuju Kabupaten Murung Raya maupun sebaliknya. Lokasinya yang berada di tengah jalur penghubung antarkabupaten menjadikan kawasan ini sebagai rest area dadakan bagi para pelintas.
Namun, meski cukup ramai digunakan untuk beristirahat, kawasan tersebut hingga kini belum didukung fasilitas yang memadai. Belum tersedia warung kopi atau tempat makan sederhana, area lesehan, maupun lahan parkir yang representatif untuk menampung kendaraan yang berhenti.
Sejumlah pengguna jalan berharap pemerintah daerah maupun pelaku usaha dapat melihat potensi kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas pendukung diyakini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para pengendara, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Nihan,kata salah seorang sopir truk yang berasal dari banjar masin dengan muatan barang.
Dengan tingginya aktivitas kendaraan di jalur Muara Teweh–Puruk Cahu, pembangunan rest area sederhana dinilai menjadi kebutuhan yang layak dipertimbangkan sebagai penunjang keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat di wilayah Barito Utara dan Murung Raya.
(iweilepunews.id/Julandi)