Harga TBS Sawit Mulai Naik, Petani di Teweh Tengah Kembali Tersenyum
𝗜𝗪𝗘𝗜𝗟𝗘𝗣𝗨𝗡𝗘𝗪𝗦.𝗶𝗱
Barito Utara – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani mulai menunjukkan tren membaik setelah sebelumnya mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga yang terjadi secara bertahap ini memberikan harapan baru bagi para petani sawit di Kabupaten Barito Utara, khususnya di wilayah Kecamatan Teweh Tengah.
Pemerintah melalui Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah sebelumnya telah menetapkan harga acuan TBS kelapa sawit berkisar antara Rp3.240 hingga Rp3.490 per kilogram, tergantung kategori kemitraan dan kualitas buah. Penetapan harga acuan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi permainan harga di lapangan sekaligus melindungi pendapatan petani.
Di lapangan, meskipun harga belum sepenuhnya mencapai harga acuan pemerintah, kondisi saat ini dinilai lebih baik dibanding beberapa pekan sebelumnya. Berdasarkan pantauan di tingkat pengepul di wilayah Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, harga TBS dengan berat rata-rata di atas 3 kilogram per janjang telah mencapai sekitar Rp2.800 per kilogram. Sementara untuk buah pasir atau buah dengan berat di bawah 3 kilogram dihargai sekitar Rp1.200 per kilogram.
Sejumlah petani mengaku mulai merasakan dampak positif dari kenaikan harga tersebut. Meski masih merangkak naik, peningkatan harga dinilai cukup membantu memperbaiki pendapatan petani yang sebelumnya tertekan akibat turunnya harga sawit.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian juga mendorong peningkatan harga TBS di tingkat petani agar sejalan dengan tren kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah di pasar dunia. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih adil bagi petani sawit.
Para petani berharap tren kenaikan harga ini dapat terus berlanjut sehingga harga TBS di lapangan semakin mendekati harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan membaiknya harga sawit, roda perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan sawit di Barito Utara diharapkan kembali bergairah.