DESA HAJAK, WARISAN BUDAYA DAYAK TABOYAN DAN SIMBOL KERUKUNAN DI BARITO UTARA
𝗜𝗪𝗘𝗜𝗟𝗘𝗣𝗨𝗡𝗘𝗪𝗦.id
Desa Hajak, yang berada di Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dikenal sebagai salah satu desa tertua di daerah tersebut. Desa ini memiliki nilai sejarah, budaya, dan keberagaman yang kuat sehingga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Barito Utara.
Hajak merupakan kampung yang masih mempertahankan adat dan budaya sub-etnis Dayak Taboyan. Dari desa inilah berasal bahasa Tewoyan/Taboyan yang menjadi inspirasi lahirnya semboyan Kabupaten Barito Utara, "Iya Mulik Bengkang Turan", yang mengandung makna persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah.
Selain kaya akan budaya, Desa Hajak juga telah dicanangkan sebagai Desa Sadar Kerukunan. Predikat tersebut diberikan karena masyarakatnya yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya mampu hidup berdampingan dengan damai, saling menghormati, dan menjaga persatuan.
Pemerintah juga terus mendorong Hajak sebagai desa wisata berbasis budaya, dengan mengembangkan potensi adat istiadat, seni tradisional, serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus melestarikan warisan budaya Dayak bagi generasi mendatang.
Disa hajak memilik potensi tempat wisata,seperti 9 goa batu yang saling berhubungan satu dengan goa lainya,tempat wisata lainnya adalah,Bukit batu dan bekas-bekas galian tambang yang mempunyai pemandangan alam yang indah.Tempat-tempat wisata seperti ini bisa di kelola dan di kembangkan.
Dengan letaknya yang tidak jauh dari Kota Muara Teweh,Berjarak kurang lebih 18 KM dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dari pusat kota, Desa Hajak memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Barito Utara, sekaligus menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Redaksi:
Pelestarian budaya dan kerukunan merupakan fondasi penting dalam menjaga identitas serta memperkuat persatuan masyarakat Kabupaten Barito Utara.
(Julandi/ILN)