Warga Desa Sei Rahayu II Harap Penanganan Parit Segera Ditindaklanjuti
IWEILEPUNEWS.id
Barito Utara – Warga Desa Sei Rahayu II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, berharap pemerintah segera menindaklanjuti pembangunan parit yang berada di depan permukiman warga dan di depan pasilitas umum seperti pukesmas. Pasalnya, sejak dilakukan pembukaan parit pada 16 November 2025, hingga awal Juni 2026 pekerjaan tersebut dinilai belum selesai sehingga mengganggu akses menuju halaman rumah warga.
Permasalahan ini telah dikonfirmasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Barito Utara melalui pesan WhatsApp pada 23 Mei 2026. Dalam keterangannya, Plt Kadis PU menjelaskan bahwa usulan penanganan parit tersebut merupakan usulan tahun 2025 yang telah masuk dalam program kegiatan tahun anggaran 2026.
Menurut penjelasan yang diterima dari pihak Dinas PU melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), penanganan parit tersebut berada di sisi kiri dan kanan jalan di depan kawasan Puskesmas Sei Rahayu ll. Kegiatan tersebut ditangani melalui dua kontrak pekerjaan yang berbeda.
"Satu kontrak sudah mulai dikerjakan, sedangkan satu kontrak lainnya masih dalam proses lelang. Semua usulan masyarakat akan ditangani secara bertahap," demikian keterangan yang disampaikan pihak Dinas PU.
Media ini juga mengonfirmasi salah satu perangkat Desa Sei Rahayu II. Ia membenarkan bahwa pekerjaan lanjutan untuk parit tersebut akan segera dilaksanakan, namun berada dalam paket pekerjaan dan kontrak yang berbeda.
Meski demikian, warga berharap proses penanganan dapat segera direalisasikan. Kondisi parit yang telah dibuka namun belum selesai membuat sebagian warga kesulitan mengakses halaman rumah mereka.
"Kami berharap pekerjaan ini segera dilanjutkan dan diselesaikan agar masyarakat bisa kembali melintas dengan nyaman menuju halaman rumah masing-masing," ujar salah seorang warga.
Masyarakat berharap adanya percepatan pelaksanaan pekerjaan sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan dan akses lingkungan kembali normal.