Mantan Direktur RSUD Muara Teweh Ungkap Deposito Rp23 Miliar di BSI, Bunga Tidak Diambil, Dokter Saraf Kosong Karena Gaji Dibawah Rp30 Juta
IWEILEPUNEWS.id
Sumber-Tim
MUARA TEWEH – Detail dana deposito BLUD RSUD Muara Teweh terus terbuka. Mantan Direktur RSUD Muara Teweh, dr. Tiur Maida, menyebut dana yang didepositokan sebesar Rp23 miliar pada periode 2023-2024 di Bank BSI.
"Seingat saya dana nya 23 Miliar dari tahun 2023-2024 di bank BSI karena pendapatan waktu itu banyak, tetapi dari pemerintah di patok angka tertentu maka kelebihan uang di deposit kan," ujar Ibu Tiur saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).
Ibu Tiur juga menyebut dari penempatan dana deposito tersebut, RSUD menerima fasilitas berupa 2 unit mobil dan beberapa unit motor dari Bank BSI. Terkait bunga, Ibu Tiur menegaskan: "Bunga tidak di ambil".
Dokter Saraf Kosong, Pengganti Nggak Ada Karena Gaji Dibawah 30 Juta
Terkait sorotan H. Tajeri soal belum adanya dokter spesialis saraf, Ibu Tiur menjelaskan alasannya.
"Kalau dokter saraf yang dari Pak Tajeri tadi dikatakan bahwa dokternya ikut suaminya ke Sumatra, pengganti tidak ada yang mau karena mereka dapat gaji di bawah 30 juta setelah di potong pajak," jelas Ibu Tiur.
Pernyataan ini menjawab poin 7 notulen RDP 25 Mei 2026 saat H. Tajeri menyoroti: "Kenapa dana didepositokan, keperluan RSUD berkaitan peralatan medis masih banyak yang perlu dibenahi, ada beberapa dokter spesialis yang perlu kita datangkan dan kontrak kerja, diantaranya dokter spesialis saraf belum ada".
Gun Sriwitanto, S.H., anggota DPRD Fraksi PPP, sebelumnya mempertanyakan validitas data.
"Yang belum dapat informasi yang valid, izin konfirmasi jumlah besarannya yang didepositokan berapa? Dan di Bank mana?" ujar Gun.
Dengan pengakuan Ibu Tiur, kini angka 23 Miliar, Bank BSI, fasilitas 2 mobil + motor, status bunga, dan penyebab kosongnya dokter saraf sudah ada narasumbernya.
H. Tajeri, anggota DPRD Fraksi Gerindra tetap menyoroti prioritas.
"Kenapa dana didepositokan, keperluan RSUD berkaitan peralatan medis masih banyak yang perlu dibenahi..." tegas H. Tajeri.
Jika gaji dokter spesialis dibawah Rp30 juta, maka 23M yang ngendon 2 tahun tanpa bunga setara gaji 63 dokter spesialis selama 1 tahun.
Direktur RSUD Minta Ketemu,
Konfirmasi , ke Direktur dr. Hj. Wahidah Asurawati dijawab dengan ajakan bertemu langsung di RS pada Selasa siang, 24 Juni 2026.
Hingga berita ini diturunkan, data tertulis resmi dari RSUD terkait total dana deposito saat ini, bukti tidak diambilnya bunga, dan skema gaji dokter spesialis belum diberikan.
Catatan:PP 23/2005 membolehkan deposito. UU KIP No 14/2008 mewajibkan transparansi. Permenkes 3/2020 tentang tarif BLU RS menyebut insentif dokter spesialis harus kompetitif.