BREAKING NEWS

Keponakan Tega Habisi Paman Sendiri di Desa Pepas, Satu Korban Meninggal Dunia

IWEILEPUNEWS.id
Sumber-Polsek montallat/warga
BARITO UTARA – Warga Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan peristiwa dugaan pembunuhan dan penganiayaan yang terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.
Pelaku diketahui berinisial S, seorang pemuda pengangguran yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau kondisi mental yang kurang stabil.

Berdasarkan keterangan salah satu warga Desa Pepas yang merupakan tetangga pelaku, mengatakan bahwa pelaku selama ini dikenal sering berbicara sendiri dan diduga mengalami gangguan pikiran.

“Memang agak ada kurang-kurangnya, sering ngomong sendiri,” ujar warga saat dikonfirmasi.

Dalam kejadian tersebut, satu orang korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis parang.
Identitas Korban
TAN Bin SUMBEL (73), laki-laki, suku Dayak, mengalami luka akibat penganiayaan.
DUA Bin SUMBEL (76), laki-laki, suku Dayak, meninggal dunia akibat luka bacok.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku datang ke rumah korban dengan membawa sebilah parang saat para korban sedang tertidur.
Pelaku kemudian langsung membacok korban DUA Bin SUMBEL pada bagian kepala sebelah kiri sebanyak satu kali, bagian dada kanan, serta pinggang sebelah kanan.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar rumah, namun akhirnya terjatuh dan tersungkur di halaman depan rumah.

Selain itu, pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap pelapor yang saat itu tidur bersama korban di dalam rumah. Akibat serangan tersebut, pelapor mengalami luka pada tangan kiri dan kaki kiri akibat sabetan parang.
Usai melakukan aksi tersebut, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di jamban/WC yang berada di pinggir Sungai Barito. Saat berada di lokasi persembunyiannya, pelaku diduga membuang parang yang digunakan ke Sungai Barito.

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku
Kapolsek Montallat, IPDA Raden, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami motif dan penyebab pelaku tega menghabisi pamannya sendiri.

“Atas kejadian tersebut, pelapor merasa keberatan dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Montallat untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,penahanan terhadap pelaku dan pemeriksaan terkait kasus tersebut.
(Julandi/ILN)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar